Fisioterapi dan Motorik Kasar Anak

Sharing is caring!

Apakah peran fisioterapi bagi motorik kasar pada anak?

Ilustrasi seorang fisioterapi melakukan penanganan pada seorang anak
Ilustrasi fisioterapi untuk anak

Definisi

Berdasarkan Siloam Hospitals, fisioterapi dilakukan pada pasien pasca mengalami kondisi tertentu seperti penyakit atau cedera guna mengembalikan fungsi normal tubuh dan kemampuan untuk beraktivitas seperti biasa.

Seorang fisioterapis berperan dalam meningkatkan kemampuan seseorang untuk bergerak, mengurangi atau mengelola rasa sakit, mengembalikan fungsi, dan mencegah disabilitas.

Fisioterapi dan motorik kasar

Fisioterapis seringkali bekerja menangani anak-anak maupun orang dewasa yang memiliki permasalahan terkait motorik kasarnya. Motorik kasar meliputi kontrol dan gerak dari kelompok-kelompok otot besar seperti batang tubuh, kepala, kaki, dan lengan. Anak-anak mengembangkan kemampuan motorik kasarnya sejak lahir dimulai dari kepala hingga kaki.

Anak-anak yang tidak memiliki masalah perkembangan atau kesehatan apapun pertama-tema memiliki kontrol atas kepalanya. Lalu, memiliki kontrol atas batang tubuhnya dan mulai belajar keseimbangan yang ditunjukkan dengan kemampuannya untuk berguling dan duduk. Pada akhirnya seorang anak bisa menggunakan bagian bawah tubuhnya untuk merangkak dan berjalan.

Akan tetapi, sebagian anak memiliki disabilitas terkait fisik atau memiliki gangguan-gangguan kesehatan yang memengaruhi kemampuan motorik kasarnya. Seorang fisioterapis melaksanakan teknik-teknik fisioterapi pada anak-anak seperti ini guna memperbaiki kemampuan motorik kasar mereka.

Pelaksanaan

Dalam pelaksanaannya, beberapa pendekatan utama yang dilakukan oleh seorang fisioterapis termasuk:

  1. Terapi manual, dilakukan dengan tangan seorang fisioterapis tanpa peralatan seperti memijat, membantu menggerakkan, dan memanipulasi tubuh yang terganggu. Fisioterapi manual bisa membantu relaksasi, mengurangi nyeri, dan meningkatkan fleksibilitas anggota gerak tubuh yang terganggu.
  2. Program latihan yang mana pasien dilibatkan untuk aktif melakukan gerakan agar fungsi normal tubuhnya kembali. Termasuk bagian dalam program ini: memperbaiki postur tubuh, gerakan untuk memperkuat otot, senam olahraga, dan peregangan otot.
  3. Edukasi dan saran yang mana mungkin juga melibatkan keluarga pasien untuk meningkatkan status kesehatan.

Selain itu, seorang fisioterapis juga bisa melakukan pendekatan lain seperti:

  • Ultrasound, yaitu penanganan pemanasan dalam yang digunakan untuk menangani banyak kondisi-kondisi muskoskeletal seperti keseleo, ketegangan, dan tendonitis.
  • Transcutaneous electrical neuromuscular stimulation (TENS) yang menggunakan arus listrik voltase rendah untuk menangani rasa sakit.

Secara lebih spesifik, berikut adalah di antara contoh-contoh pendekatan fisioterapi terkait keterlambatan perkembangan motorik kasar pada anak:

  • latihan-latihan stretching,
  • olahraga yang menyenangkan dan bermain,
  • pelatihan gaya berjalan untuk meningkatkan keseimbangan dan kemampuan berjalan,
  • sisipan sepatu untuk membantu kaki dan pergelangan untuk berjalan dan bermain, dan
  • penugasan latihan-latihan untuk dilakukan di rumah.

Kapan anak membutuhkan fisioterapi?

Berdasarkan KidsHealth, fisioterapi mungkin diperlukan setiap kali ada permasalahan yang membatasi pergerakan seseorang dalam menjalani aktivitas sehari-harinya. Biasanya dokter merekomendasikan fisioterapi untuk anak-anak yang memiliki di antaranya:

  • cedera akibat olahraga,
  • keterlambatan perkembangan,
  • cerebral palsy,
  • gangguan genetik,
  • cedera ortopedi,
  • gangguan muskoskeletal,
  • kondisi-kondisi jantung dan paru-paru,
  • cacat saat kelahiran,
  • efek akibat paparan obat-obatan atau alkohol sebelum lahir,
  • trauma akut,
  • cedera kepala,
  • gangguan batang tubuh,
  • penyakit-penyakit otot, dan
  • permasalahan pergerakan terkait autisme.

Demikian bahasan singkat mengenai peran fisioterapi bagi motorik kasar pada anak. Fisioterapi membantu seseorang untuk meningkatkan pergerakan. Fisioterapi memerhatikan aspek-aspek salah satunya motorik kasar.

Baca juga: Kemampuan Perencanaan Motorik.

Referensi

  1. American Physical Therapy Association. “Becoming a PT.” American Physical Therapy Association, tidak tersedia, https://www.apta.org/your-career/careers-in-physical-therapy/becoming-a-pt
  2. Cleveland Clinic. “Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS).” Cleveland Clinic, 15 Januari 2023, https://my.clevelandclinic.org/health/treatments/15840-transcutaneous-electrical-nerve-stimulation-tens
  3. Fadli, Rizal. “Fisioterapi.” Halodoc, tidak tersedia, https://www.halodoc.com/kesehatan/fisioterapi
  4. Illnois Learning Project. “Domain 2: Gross Motor.” Illnois Learning Project, 2012, https://ielproject.web.illinois.edu/ielg/gross-motor/
  5. KidsHealth. “Physical Therapy.” KidsHealth, Februari 2022, https://kidshealth.org/en/parents/phys-therapy.html
  6. Lumiere Children’s Therapy. “Everything You Need to Know About Gross Motor Delay and Physical Therapy.” Lumiere Children’s Therapy, 21 April 2021, https://www.lumierechild.com/lumiere-childrens-therapy/gross-motor-delays-and-physical-therapy
  7. Nareza, Meva. “Apa yang Dimaksud dengan Fisioterapi?” Alodokter, 10 Maret 2021, https://www.alodokter.com/apa-yang-dimaksud-dengan-fisioterapi
  8. Sears, Brett. “12 Common Physical Therapy Treatments and Modalities.” Verywell Health, 16 Januari 2023, https://www.verywellhealth.com/physical-therapy-treatments-and-modalities-2696683
  9. Tim Medis Siloam Hospitals. “Apa itu Fisioterapi? Prosedur, Tujuan, dan Manfaatnya.” Siloam Hospitals, 29 Maret 2023, https://www.siloamhospitals.com/informasi-siloam/artikel/apa-itu-fisioterapi
Fisioterapi dan Motorik Kasar Anak

Satu gagasan untuk “Fisioterapi dan Motorik Kasar Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *