Kelahiran Prematur dan Konsultasi/Pemeriksaan Terkait Kehamilan

Sharing is caring!

Kelahiran seorang bayi adalah hari yang ditunggu-tunggu

Berdasarkan WHO, kelahiran prematur adalah lahirnya bayi sebelum 37 minggu kehamilan (1). Normalnya, wanita akan melahirkan pada usia kehamilan 38-42 minggu (2). Bayi yang lahir secara prematur beresiko mengalami gangguan kesehatan karena minggu terakhir masa kehamilan merupakan masa yang penting dalam pembentukan berbagai organ vital, termasuk otak dan paru-paru serta proses peningkatan berat badan janin (3).

Kelahiran prematur adalah hal yang harus dihindari karena ada banyak komplikasi yang mungkin terjadi akibat kelahiran prematur bagi bayi. Komplikasi-komplikasi tersebut dapat dibagi menjadi 2, yaitu komplikasi jangka pendek dan komplikasi jangka panjang.

Dalam jangka pendek, komplikasi-komplikasi dapat meliputi: beresiko mengalami permasalahan pada pernapasan; jantung; otak; kontrol suhu tubuh; saluran pencernaan; darah; metabolisme; sistem kekebalan tubuh. Dalam jangka panjang, kelahiran prematur dapat menyebabkan komplikasi-komplikasi: lumpuh otak (cerebral palsy); berkurangnya fungsi pembelajaran; permasalahan-permasalahan penglihatan; permasalahan-permasalahan pendengaran; permasalahan-permasalahan terkait gigi; permasalahan-permasalahan perilaku dan psikologis; permasalahan-permasalahan kesehatan kronis. (4)

Untuk mencegah kelahiran prematur, konsultasi prakehamilan dan pemeriksaan kesehatan kehamilan secara rutin dapat membantu (3, 5). Kehamilan yang baik harus dipersiapkan sebelum calon ibu hamil. Lalu setelah hamil, berdasarkan Direktorat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Kesehatan, minimal dilakukan 4 kali pemeriksaan kehamilan, yaitu 1 kali pada trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua, dan 2 kali pada trimester ketiga (6). Akan tetapi, itu adalah minimal. Berdasarkan Alodokter, idealnya dilakukan pemeriksaan kehamilan sebanyak 8 kali, yaitu 1 kali setiap bulan pada enam bulan pertama kehamilan dan 2 minggu sekali pada usia kehamilan 7-8 bulan (7).

Referensi

  1. WORLD HEALTH ORGANIZATION. Preterm birth [daring]. 2018 [dilihat 24 Maret 2020]. Tersedia dari: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/preterm-birth
  2. ALODOKTER. Hamil 9 Bulan: Bayi Anda Lahir ke Dunia [daring]. 2017 [dilihat 24 Maret 2020]. Tersedia dari: https://www.alodokter.com/hamil-9-bulan-bayi-anda-lahir-ke-dunia
  3. ALODOKTER. Kelahiran Prematur [daring]. 2019 [dilihat 24 Maret 2020]. Tersedia dari: https://www.alodokter.com/kelahiran-prematur
  4. MAYO CLINIC. Premature birth [daring]. 2017 [dilihat 24 Maret 2020]. Tersedia dari: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premature-birth/symptoms-causes/syc-20376730
  5. ALODOKTER. Mengenal tentang Konsultasi Program Hamil [daring]. 2018 [dilihat 24 Maret 2020]. Tersedia dari: https://www.alodokter.com/mengenal-tentang-konsultasi-program-hamil
  6. DIREKTORAT PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT. Pentingnya Pemeriksaan Kehamilan (ANC) di Fasilitas Kesehatan [daring]. 2018 [dilihat 24 Maret 2020]. Tersedia dari: http://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan
  7. ALODOKTER. Seberapa Sering Pemeriksaan Kehamilan Dilakukan? [daring]. 2018 [dilihat 24 Maret 2020]. Tersedia dari: https://www.alodokter.com/seberapa-sering-pemeriksaan-kehamilan-dilakukan

Media

  1. Foto oleh John Looy di Unsplash
Kelahiran Prematur dan Konsultasi/Pemeriksaan Terkait Kehamilan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *