Manfaat Melibatkan Anak dalam Pekerjaan Rumah Tangga

Sharing is caring!

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah tangga mungkin dapat terdengar seperti melimpahkan tanggung jawab. Akan tetapi, apabila dilakukan secara tepat, sebenarnya dengan melibatkan anak seperti ini, anak malah akan mendapatkan manfaat yang besar.

Membersihkan Kompor
Anak-anak dapat memahami rasa tanggung jawab dan mengembangkan rasa percaya diri dengan membantu pekerjaan di rumah

Dengan anak terlibat dalam pekerjaan rumah tangga, dirinya dapat mengasah kemampuan hidupnya. Dirinya akan terbiasa melakukan pekerjaan-pekerjaan yang nantinya akan dilakukannya ketika mereka sudah harus hidup mandiri. Anak-anak juga nantinya akan lebih memiliki rasa tanggung jawab dan yakin bahwa dirinya mampu karena memahami kontribusi penting yang telah dilakukannya dalam keluarga (1).

Berdasarkan riset Harvard selama 75 tahun yang mempelajari faktor-faktor pada usia sebelumnya yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan dan kesejahteraan nantinya, ditemukan bahwa anak yang diberikan tugas rumah tangga tumbuh menjadi orang dewasa yang lebih mandiri. (2)

Kita ingin anak kita mandiri dan bertanggung jawab, bukan? Maka dari itu, sebaiknya orang tua tidak hanya memberikan semua yang anak butuhkan tanpa memberikan tuntutan apapun. Latihlah mereka dengan memberikan tugas-tugas sederhana seperti pekerjaan rumah tangga sesuai dengan kemampuannya agar mereka lebih memahami tanggung jawab dan kemandirian.

Untuk memulainya, berikut dapat dijadikan sebuah referensi untuk ide-ide tugas rumah yang dapat dikerjakan anak sesuai dengan usianya berdasarkan artikel yang diterbitkan Michigan State University Extension (3):

  • anak 2 s.d. 3 tahun dapat merapikan mainan, mengenakan pakaian sendiri, dan membantu menyortir sendok dan garpu pada saat kita membersihkan peralatan makan;
  • anak 4 s.d. 5 tahun dapat memberi makan hewan peliharaan, merapikan tempat tidur (sekalipun mungkin tidak sempurna) dan membantu merapikan meja makan setelah makan;
  • anak 6 s.d. 7 tahun dapat mengelap meja, memindahkan pakaian bersih yang telah selesai disetrika ke tempatnya, dan menyedot debu lantai;
  • anak 7 s.d. 9 tahun dapat membantu pencucian peralatan makan, membantu menyiapkan makan, dan mempersiapkan makan siangnya sendiri;
  • anak 10 s.d. 11 tahun dapat mengganti seprai dan membersihkan dapur, kamar mandi atau mengepel;
  • anak berusia 12 tahun ke atas dapat membersihkan mobil, merawat adiknya, dan membantu belanja bahan makanan dengan daftar belanjaan.

Referensi

  1. SWEET, Cathy. Children and Chores [daring]. 2015 [dilihat 18 Agustus 2020]. Tersedia dari: http://washington.cce.cornell.edu/home-family/parent-pages/raising-strong-confident-children/children-and-chores
  2. TRAUTNER, Tracy. The benefits of chores for your child [daring]. 2017 [dilihat 18 Agustus 2020]. Tersedia dari: https://www.canr.msu.edu/news/the_benefits_of_chores_for_your_child
  3. TIRET, Holly et al. The benefits of kids doing chores [daring]. 2017 [dilihat 18 Agustus 2020]. Tersedia dari: https://www.canr.msu.edu/news/the_benefits_of_kids_doing_chores
Manfaat Melibatkan Anak dalam Pekerjaan Rumah Tangga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *