Mengapa Anak Menjadi Nakal?

Sharing is caring!

Inilah alasan-alasan mengapa anak menampilkan perilaku yang tidak baik atau nakal.

Perilaku nakal anak mungkin dapat membuat orang tua merasa sedih. “Mengapa anak aku seperti ini? Padahal, aku tidak pernah mengajarkan anak untuk bersikap seperti ini.”

Sebenarnya, kenakalan atau perilaku yang tidak baik yang ditampilkan anak itu bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab. Mengetahui alasan mengapa anak menampilkan kenakalan tentu dapat membantu orang tua dalam mengatasinya secara tuntas.

Lantas, apa saja penyebab-penyebab anak menampilkan perilaku yang tidak pantas? Berikut jawabannya.

  1. Merasa lapar, kesepian/bosan, lelah, atau sakit
    Tidak hanya anak-anak, orang dewasa pun akan lebih lekas marah ketika merasakan hal-hal ini. Maka dari itu, ketika anak merasa lapar, lelah, atau yang lainnya, berhentilah melakukan aktivitas dan penuhi dulu kebutuhannya.
  2. Menuruti perilaku buruk anak
    Misalnya, ketika anak merengek-rengek atau marah-marah, orang tua memberikan apa yang diinginkannya. Anak menjadi belajar bahwa menangis/marah-marah merupakan cara yang efektif untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Pastikan anak tidak mendapatkan hasil yang memuaskan dari perilaku yang buruk.
  3. Mengetes batasan-batasan
    Anak seringkali mengetes apakah kita serius ketika kita menerapkan suatu aturan. Anak melakukan ini agar tahu apa konsekuensi yang akan didapatnya ketika melanggar aturan. Oleh karena itu, pastikan kita menerapkan aturan dengan konsisten karena ini dapat menjadikannya lebih penurut.
  4. Meniru yang lain
    Anak-anak mencontoh perilaku-perilaku yang dilihatnya. Oleh karena itu, orang tua hendaknya mencontohkan perilaku-perilaku yang baik yang orang tua inginkan ada pada diri anak. Selain itu, jauhkan anak dari menonton acara TV atau permainan video yang mengandung agresivitas (spt. kekerasan).
  5. Menampilkan kemandirian
    Anak-anak belajar cara-cara mengerjakan sesuatu dengan cepat. Mereka seringkali ingin menampilkannya dan menunjukkan bahwa dirinya juga ingin memiliki pilihannya sendiri. Untuk menyikapi ini, orang tua sebaiknya memberikan kebebasan berupa pilihan-pilihan yang sesuai dengan umurnya. Misalnya, memberikan kebebasan kepada anak remaja mengenai kapan akan mengerjakan pekerjaan rumah (yang mana setelahnya baru boleh bermain game).
  6. Anak ingin mendapatkan perhatian
    Seringkali orang tua sibuk dan lupa untuk memerhatikan anak. Anak bisa saja menampilkan perilaku nakal untuk mendapatkan perhatian yang dia butuhkan.
  7. Anak tidak memiliki kemampuan
    Misalnya, seorang anak bisa saja tidak membereskan mainannya karena dirinya tidak tahu apa yang harus dilakukannya jika mainan-mainannya tidak muat ketika dimasukkan ke dalam kotak mainannya. Jika ini terjadi, ajarkan anak apa yang harus dilakukan untuk memecahkan masalahnya itu.
  8. Anak merasakan perasaan yang tidak bisa dikendalikannya
    Anak-anak yang masih kecil belum bisa mengendalikan perasaan-perasaan yang “besar” seperti kesedihan, kekecewaan, frustrasi, dan kecemasan. Anak perlu diajarkan mengenai perasaan dan juga cara mengelola emosi-emosi agar anak tidak berperilaku yang tidak baik akibat perasaannya yang tidak terkendali. Mungkin anak bisa diajarkan untuk berhenti terlebih dahulu dari aktivitas apapun beberapa saat untuk menenangkan diri sebelum mengambil tindakan.
  9. Anak memiliki permasalahan medis tertentu
    Beberapa kondisi medis dapat membuat anak cenderung untuk lebih agresif dan menjadi nakal. Di antaranya adalah autisme, ADHD, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, atau gangguan kompulsif obsesif. Anak yang memiliki kesulitan belajar seperti disleksia juga cenderung lebih mudah frustrasi karena respon negatif yang didapatnya akibat ketidakmampuannya dalam belajar.

Demikian di antara penyebab-penyebab anak menampilkan perilaku nakal. Semoga dapat membantu parents memahami alasan di balik anak menjadi nakal.

Referensi

  1. ABRAM, Tracie. What causes children to misbehave? [daring]. 2018 [dilihat 21 Agustus 2021]. Tersedia dari: https://www.canr.msu.edu/news/what_causes_children_to_misbehave
  2. MAHARANI, Ayu. Orang Tua Wajib Tahu, Ini 5 Penyebab Anak Menjadi Nakal [daring]. 2019 [dilihat 21 Agustus 2021]. Tersedia dari: https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3634711/orang-tua-wajib-tahu-ini-5-penyebab-anak-menjadi-nakal
  3. MORIN, Amy. 10 Surprising Reasons Why Kids Misbehave (And How to Respond) [daring]. 2020 [dilihat 21 Agustus 2021]. Tersedia dari: https://www.verywellfamily.com/surprising-reasons-why-kids-misbehave-1094946
  4. YANI, Indah Fitrah. Pahami 10 Alasan Kenapa Si Kecil Menunjukkan Perilaku Buruk [daring]. 2021 [dilihat 21 Agustus 2021]. Tersedia dari: https://hellosehat.com/parenting/anak-6-sampai-9-tahun/perkembangan-anak/penyebab-anak-nakal/
Mengapa Anak Menjadi Nakal?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *