Mengapa Anak Perlu Cukup Tidur?

Sharing is caring!

Anak Tidur
Tidur yang cukup merupakan hal yang penting bagi tumbuh-kembang anak

Tidur yang cukup sangatlah penting bagi seorang anak. Kita saja yang sudah dewasa masih membutuhkan tidur yang cukup. Apalagi bagi mereka anak-anak yang masih berkembang tentunya. Alodokter menjelaskan anak-anak membutuhkan tidur yang cukup untuk perkembangan mental dan fisik mereka (1).

Berdasarkan Claire McCarthy, MD dari Harvard Health Publishing, kekurangan tidur pada anak dapat menyebabkan obesitas, tetapi yang lebih menyulitkan menurutnya adalah permasalahan-permasalahan perilaku dan belajar yang bertahan selama bertahun-tahun yang dapat diakibatkan olehnya yang mana selamanya memengaruhi kehidupan sang anak (2). Selanjutnya, dirinya menerangkan bahwa para remaja yang kurang tidur memiliki resiko yang lebih tinggi untuk depresi, permasalahan belajar, dan lebih mungkin mengalami kecelakaan mobil atau kecelakaan-kecelakaan lainnya. Terdengar buruk, bukan?

Tidak hanya itu, masih ada lagi hal-hal yang juga ikut menambah daftar dampak buruk akibat kurang tidur bagi anak. Berdasarkan pemberitaan oleh Harvard, studi yang dipimpin oleh seorang dokter anak Harvard menemukan anak-anak berumur 3 sampai 7 tahun yang tidak cukup tidur lebih mungkin memiliki permasalahan-permasalahan dengan atensi (perhatian), kontrol emosi, dan hubungan dengan para teman sebaya pada masa kanak-kanak pertengahan (6-12 tahun (3)) (4). Selain itu, kurang tidur juga dapat memengaruhi sistem kekebalan tubuh anak sehingga tubuhnya tidak dapat melawan infeksi dengan baik (5).

Oleh karena dampak-dampak buruk yang dapat disebabkan olehnya, kita patut peduli terhadap permasalahan kurang tidur ini. Mungkin saja sekarang anak kita tidur secara cukup dan rutin. Akan tetapi, ketika anak kita bertambah besar, urusannya pun bertambah banyak. Urusan-urusan yang dimaksud bisa jadi tugas atau PR sekolah atau persiapan untuk kegiatan ekstrakurikuler atau yang lebih dikhawatirkan lagi, urusan yang menggunakan gadget.

Penggunaan gadget kian marak dewasa ini dan anak-anak terutama yang lebih besar banyak yang menggunakannya. Penggunaan gadget sebelum tidur dapat mengganggu tidur anak. Seorang anak dapat terganggu ritme sirkadiannya akibat penggunaan gadget sebelum tidur atau berdasarkan sebuah teori, dirinya terstimulasi secara psikologis oleh konten digital sehingga dirinya lebih melek (6). Ritme sirkadian adalah jam internal dalam tubuh yang menentukan kapan kita terbangun dan kapan kita tidur (7). Dengan terganggunya ritme tersebut, rutinitas tidur pun menjadi terganggu.

Dengan demikian, sekarang kita lebih mengetahui dampak-dampak buruk yang dapat disebabkan oleh kurangnya tidur pada anak. Oleh karena itu, janganlah kita tidak acuh terhadap permasalahan ini. Apabila permasalahan tidur ini menetap, konsultasikanlah dengan dokter untuk menemukan solusinya.

Referensi

  1. ALODOKTER. Pentingnya Waktu Tidur Untuk Perkembangan Bayi dan Anak [daring]. Tidak tersedia [dilihat 11 Februari 2020]. Tersedia dari: https://www.alodokter.com/pentingnya-waktu-tidur-untuk-perkembangan-bayi-dan-anak
  2. MCCARTHY, Claire. 4 ways to help your child get enough sleep [daring]. 2017 [dilihat 11 Februari 2020]. Tersedia dari: https://www.health.harvard.edu/blog/four-ways-to-help-your-child-get-enough-sleep-2017092612472
  3. HEALTHYPEOPLE. Early and Middle Childhood [daring]. Tidak tersedia [dilihat 11 Februari 2020]. Tersedia dari: https://www.healthypeople.gov/2020/topics-objectives/topic/early-and-middle-childhood#1
  4. MCGREEVEY, Sue. Study flags later risks for sleep-deprived kids [daring]. 2017 [dilihat 11 Februari 2020]. Tersedia dari: https://news.harvard.edu/gazette/story/2017/03/study-flags-later-risks-for-sleep-deprived-kids/
  5. HEALTH UNIVERSITY OF UTAH. Lack of Sleep Can Affect Children’s Performance in School [daring]. 2018 [dilihat 11 Februari 2020]. Tersedia dari: https://healthcare.utah.edu/the-scope/shows.php?shows=0_49he136u
  6. HEALTH UNIVERSITY OF UTAH. Smart Phones’ Effect on Your Child’s Sleep [daring]. 2017 [dilihat 11 Februari 2020]. Tersedia dari: https://healthcare.utah.edu/the-scope/shows.php?shows=0_hsegy53m
  7. AMALINA, Lia Nur. Efek sering lembur pada stamina tubuh [daring]. 2017 [dilihat 11 Februari 2020]. Tersedia dari: https://www.alodokter.com/komunitas/topic/efek-sering-lembur-pada-stamina-tubuh

Mengapa Anak Perlu Cukup Tidur?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *