Sekilas tentang ADHD dan Permasalahan Tidur

Sharing is caring!

Tahukah, parents? Anak dengan ADHD cenderung memiliki permasalah terkait tidurnya.

Kira-kira seperti apa, ya, permasalahan tidur pada ADHD? Yuk, simak penjelasannya oleh Laura Tagliareni, PhD seperti dimuat di Understood!

Laura Tagliareni, PhD menjelaskan bahwa permasalahan tidur pada mereka dengan ADHD adalah hal yang umum.

Sekalipun alasan mengapa para penyandang ADHD memiliki permasalahan tidur belum cukup jelas, hubungan antara ADHD dengan kualitas tidur yang buruk itu jelas.

Banyak anak maupun orang dewasa dengan ADHD memiliki kesulitan untuk:

  • Tertidur: mereka dengan ADHD bisa sulit untuk bisa tertidur di malam hari. Mereka sering kesulitan untuk “berhenti berpikir” ketika mencoba untuk tidur.
  • Menjaga tetap tidur: anak-anak dengan ADHD lebih mungkin untuk bermimpi buruk, mengompol, dan memiliki gangguan-gangguan tidur seperti restless leg syndrome (gangguan yang menyebabkan kita memiliki rasa yang tidak nyaman dan desakan untuk menggerakkan kaki).
  • Bangun di pagi hari: kebiasaan sulit bangun di pagi hari karena mereka sulit untuk tertidur di malam hari dan ini bisa lebih sulit untuk dihilangkan bagi para penyandang ADHD yang merasa lebih produktif di malam hari.

Semua permasalahan seperti di atas dapat menyebabkan permasalahan pada siang harinya. Kurang tidur dapat menyebabkan anak lekas marah dan ketidakmampuannya untuk memperhatikan bertambah buruk.

Jadi, salah satu tantangan yang mungkin dihadapi anak dengan ADHD maupun orang tuanya adalah permasalahan tidur. Permasalahan tidur ini bisa dalam bentuk sulit untuk tertidur, menjaga untuk tetap tidur, dan kesulitan bangun di pagi hari.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Understood

Sekilas tentang ADHD dan Permasalahan Tidur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *