Tanda-Tanda Anak Mengalami Sensory Overload

Sharing is caring!

Apa saja tanda-tanda sensory overload pada anak?

Ilustrasi anak mengalami sensory overload
Ilustrasi anak mengalami sensory overload

Sensory overload adalah ketika seorang anak merasa kewalahan akibat input sensorik yang diterimanya. Input sensorik bisa berupa sentuhan, suara, rasa, penglihatan, dsb.

Seorang anak bisa mengalami sensory overload karena berbagai macam hal. Anak yang peka terhadap suara misalnya, mungkin akan mengalami sensory overload ketika berada di situasi yang bising seperti sebuah pesta.

Anak yang peka terhadap sentuhan mungkin akan menyendiri ketika acara kumpul keluarga karena takut dirinya akan dipeluk.

Tanda-Tanda Anak Mengalami Sensory Overload

Berikut adalah di antara tanda-tanda anak mungkin mengalami sensory overload:

  • menutup telinga, mata, atau wajahnya,
  • menghindari tempat-tempat tertentu,
  • menangis,
  • kabur dari situasi-situasi tertentu,
  • diam dan tidak merespon pertanyaan-pertanyaan, dan
  • komplain mengenai pakaian-pakaian atau tekstur-tekstur tertentu.

Jika parents merasa anak sedang mengalami sensory overload, parents bisa berupaya menenangkan anak dengan mengubah situasi atau memindahkan anak dari lingkungan yang membuatnya kewalahan.

Cara terbaik untuk menghindarkan anak dari sensory overload adalah dengan mengetahui pemicu-pemicunya. Dengan begitu, parents bisa menghindarinya atau membuat persiapan sebelum menghadapi situasi yang bisa memicu sensory overload pada anak.

Maka dari itu, hendaknya parents memperhatikan anak dengan baik, ya.

Demikian bahasan ringkas mengenai tanda-tanda sensory overload pada anak. Sensory overload adalah ketika seorang anak merasa kewalahan akibat input sensorik yang diterimanya. Ada tanda-tanda sensory overload yang dapat diamati pada anak.

Semoga bermanfaat.

Baca juga: https://www.superkidz.id/blog/sensory-processing-disorder-pada-anak/

Referensi

  1. BRAATEN, Ellen. What Is Sensory Overload? [daring]. Tidak tersedia [dilihat 22 Maret 2022]. Tersedia dari: https://www.understood.org/en/articles/what-is-sensory-overload?_sp=f60e452e-0afc-45ec-8301-ec395879a832.1647930233248
  2. MORIN, Amanda. Sensory seeking and sensory avoiding: What you need to know [daring]. Tidak Tersedia [dilihat 16 April 2022]. Tersedia dari: https://www.understood.org/en/articles/sensory-seeking-and-sensory-avoiding-what-you-need-to-know

Tanda-Tanda Anak Mengalami Sensory Overload

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *