Tantrum pada Anak: Kapan Menghubungi Dokter

Sharing is caring!

Kapan sebaiknya kita menghubungi dokter terkait tantrum pada anak?

tantrum pada anak

Mengenai tantrum pada anak

Apakah itu tantrum? Tantrum adalah kejadian di mana anak menampilkan luapan emosinya (bisa dengan tangisan, amukan, dsb.). Anak bisa tantrum karena memiliki keinginan untuk mendapatkan sesuatu, menghindari sesuatu, atau mendapatkan reaksi dari seseorang, tidak bisa mengomunikasikan kebutuhan dan keinginannya, maupun rasa frustrasi.

Sekalipun menyulitkan, tantrum adalah normal dalam perkembangan anak. Biasanya dimulai antara usia 12 s.d. 18 bulan dan menjadi jarang terjadi setelah usia 4 tahun.

Pada usia balita dan prasekolah, biasanya anak belum memiliki kemampuan regulasi diri (kemampuan mengontrol perilaku diri termasuk emosi, pikiran, perbuatan, dan perhatian) yang baik. Selain itu, anak juga belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan keluhannya secara verbal (melalui kata-kata).

Sebaiknya menghubungi dokter jika….

Sekalipun normal, berdasarkan American Academy of Pediatrics (AAP) dalam MedlinePlus, sebaiknya kita menghubungi dokter jika:

  • tantrum bertambah buruk setelah usia 4 tahun,
  • anak melukai diri atau orang lain atau merusak benda-benda ketika tantrum,
  • anak menahan napas ketika tantrum, terutama jika anak pingsan, dan
  • anak juga memiliki mimpi-mimpi buruk, kemunduran (perkembangan) toilet training, sakit kepala, sakit perut, kecemasan, menolak makan atau tidur, atau menempel pada kita.

Kita juga sebaiknya menghubungi dokter jika tantrum bertambah buruk. Selain itu, jika kita merasa diri kita tidak bisa menangani tantrum dengan baik. Misalnya, khawatir akan menghukum anak dengan berbalik membentaknya atau menghukumnya dengan hukuman fisik.

Demikian bahasan ringkas mengenai tantrum dan kapan sebaiknya kita menghubungi dokter terkait tantrum. Tantrum adalah normal dalam perkembangan anak, tetapi terdapat batasan-batasan di mana kita sebaiknya meminta bantuan dari profesional.

Apakah parents merasa membutuhkan layanan konsultasi dengan dokter atau psikolog? Jika iya, maka parents bisa membuat membuat janji temu dengan dokter/psikolog Superkidz melalui halaman appointment.

Baca juga: Perbedaan Tantrum dan Meltdown.

Referensi

  1. RYMANOWICZ, Kyle. Self-regulation for infants and toddlers [daring]. 2018 [dilihat 28 Mei 2022]. Tersedia dari: https://www.canr.msu.edu/news/self-regulation-for-infants-and-toddlers
  2. MEDLINEPLUS. Temper tantrums [daring]. 2021 [dilihat 28 Mei 2022]. Tersedia dari: https://medlineplus.gov/ency/article/001922.htm
  3. MORIN, Amanda. The difference between tantrums and meltdowns [daring]. Tidak tersedia [dilihat 28 Mei 2022]. Tersedia dari: https://www.understood.org/en/articles/compare-the-signs-how-to-tell-a-tantrum-from-a-meltdown
Tantrum pada Anak: Kapan Menghubungi Dokter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *