Hal-Hal yang Dapat Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Sharing is caring!

Pasutri dan Bayinya
Semua orang tua pasti menginginkan anaknya memiliki tumbuh kembang yang optimal

Setiap orang tua pasti menginginkan tumbuh kembang anak yang optimal. Akan tetapi, sesuatu yang baik pasti memerlukan usaha yang sungguh-sungguh. Di antara usaha demi tumbuh kembang yang optimal adalah menghindari hal-hal yang dapat menghambat atau mengganggu tumbuh kembang.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

1. Asupan gizi yang tidak memadai

Makanan yang Sehat
Asupan gizi yang baik penting bagi tumbuh kembang anak terutama saat usia dini

Terutama pada anak yang masih berusia dini. Pemenuhan gizi yang baik pada 1000 hari pertama kehidupan atau masa emas, yaitu sejak pembuahan hingga anak berusia 2 tahun berperan dalam perkembangan otak (yang mana sangat pesat) hingga membantu memperkuat sistem imun (1). Apabila orang tua tidak memberikan asupan gizi yang baik, maka fondasi-fondasi untuk kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan saraf seumur hidupnya dapat tidak terpancang dengan baik (2).

2. Pola asuh yang buruk

Mendidik secara Otoriter
Terlalu banyak melarang maupun terlalu mudah mengizinkan misalnya, sama-sama tidak baik terhadap perilaku anak

Orang tua yang terlalu mengatur maupun terlalu mengizinkan dapat menjadikan anaknya memiliki permasalahan perilaku (3). Apabila terlalu diatur, anak dapat menjadi kurang kreatif atau kritis. Apabila terlalu mudah mengizinkan, anak dapat menjadi kurang memiliki rasa tanggung jawab. Sebenarnya, perihal pola asuh tidak hanya sebatas ini, tetapi hal ini menunjukkan bahwa pola asuh yang terlalu mengizinkan maupun terlalu mengatur dapat berdampak buruk. Dalam kasus ini, orang tua harus mampu menyeimbangkan antara disiplin dan tanggung jawab dengan kebebasan anak dalam memilih.

3. Kurangnya stimulasi yang diperlukan

Quality Time Ibu dan Anak
Quality time antara orang tua dan anak jangan dianggap remeh karena penting bagi tumbuh kembang anak

Apabila orang tua tidak aktif mengajak anak bermain dan berkomunikasi dan malah membiarkan anak anteng bermain gadget misalnya…, ini dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak. Stimulasi yang diberikan oleh gadget sangat terbatas sedangkan anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang membutuhkan interaksi yang nyata yang mana menawarkan stimulasi yang lebih variatif dan relevan bagi tumbuh kembangnya.

4. Gangguan tumbuh kembang yang tidak ditangani

Anak Sedih
Skrining tumbuh kembang penting karena terkadang gangguan tumbuh kembang tidak terlihat secara gamblang

Inilah mengapa skrining tumbuh kembang diperlukan. Dengan skrining tumbuh kembang, gangguan tumbuh kembang dapat terdeteksi. Semakin dini terdeteksi, semakin baik karena dengan itu dapat segera diberikan penanganan. Prinsipnya adalah semakin dini intervensi yang tepat diberikan, semakin baik hasilnya.

Apabila misalnya…, ternyata anak memiliki gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas (GPPH) atau ADHD sedangkan kita tidak mengetahuinya, anak mungkin akan memiliki permasalahan di sekolah karena mungkin orang-orang di sekitarnya hanya akan menganggapnya nakal dan tidak bisa diatur padahal sebenarnya dirinya memiliki kondisi yang mengganggunya untuk belajar.

Demikian beberapa hal yang dapat berdampak buruk pada tumbuh kembang anak yang perlu dihindari. Perlu diingat, bukan hanya faktor-faktor ini saja yang berpengaruh. Selain itu, terkadang ada hal-hal yang di luar kendali yang menjadikan tumbuh kembang anak terganggu. Berkaitan dengan poin ke-4, banyak gangguan tumbuh kembang yang belum diketahui pasti penyebabnya dan kemungkinan ada keterkaitan dengan gen. Akan tetapi, sekalipun kapasitas tiap-tiap anak berbeda, orang tua tetap harus berupaya agar anak memiliki tumbuh kembang yang optimal.

Referensi

  1. NANDA, Monika. Pentingnya 1000 Hari Pertama Kehidupan Anak [daring]. 2020 [dilihat 5 Agustus 2020]. Tersedia dari: https://hellosehat.com/parenting/bayi/pentingnya-1000-hari-pertama-kehidupan-anak/
  2. CUSICK, Sarah et al.  The first 1,000 days of life: The brain’s window of opportunity [daring]. Tidak tersedia [dilihat 5 Agustus 2020]. Tersedia dari: https://www.unicef-irc.org/article/958-the-first-1000-days-of-life-the-brains-window-of-opportunity.html
  3. MORIN, Amy. 4 Types of Parenting Styles and Their Effects on Kids [daring]. 2019 [dilihat 5 Agustus 2020]. Tersedia dari: https://www.verywellfamily.com/types-of-parenting-styles-1095045
Hal-Hal yang Dapat Menghambat Tumbuh Kembang Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *